Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

REI Jelaskan Bagaimana Virus Corona Berimbas ke Properti RI

Kamis, 06 Februari 2020 | 19:43 WIB Last Updated 2020-02-06T12:43:11Z


ElitNews.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Real Estate Indonesia atau REI, Amran Nukman menilai wabah Virus Corona kemungkinan bisa mempengaruhi sektor properti di Indonesia.

"Kalau kita bicara mengenai wabah corona, menghentikan seketika banyak aktivitas ekonomi," ujar Amran Nukman di Jakarta, Kamis.

Amran mengatakan bahwa kalau melihatnya dari sisi investasi, mengingat pemerintah RRC membatasi warganya untuk bepergian maka para investor Cina yang awalnya akan melakukan pertemuan bisnis dan perjanjian kerjasama sektor properti di Indonesia, menjadi terhambat.

Menurut dia, investor yang masuk ke Indonesia selain Jepang yang sudah lama, juga terdapat beberapa perusahaan properti dari Cina karena mereka melihat Indonesia sebagai pasar yang cukup besar. "Untuk dana mungkin bisa ditransfer, tetapi secara aktivitas sekarang terhenti dulu," kata Amran.


Selain itu Sekjen DPP REI itu menambahkan bahwa dari sisi barang, yang harusnya diekspor ke RRC maupun diimpor dari sana juga akan terhambat. Misalkan developer sedang membangun gedung-gedung tinggi tapi lift-nya diimpor dari Cina, mau tidak mau dihentikan dulu pengiriman impornya.

Dengan demikian target pembangunan yang harusnya selesai pada tahun ini atau tahun depan, mungkin akan mundur. "Developer properti itu sangat tergantung pada modal investasi dan barang, selain sumber daya manusia. Maka akan terhambat itu," ujar Amran.

Pemerintah telah menghentikan sementara penerbangan dari dan ke Cina dan juga menunda sementara kebijakan pemberian fasilitas bebas visa kunjungan serta visa on arrival untuk warga negara RRC yang bertempat tinggal di daratan Cina.

Selain itu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyatakan dalam waktu dekat pihaknya akan menghentikan sementara impor dari Cina terkait beberapa produk yang berpotensi membawa Virus Corona. Rincian dari rencana tersebut baru akan diputuskan setelah dilakukan rapat bersama dengan berbagai kementerian sebab tidak semua produk impor berpotensi membawa Virus Corona.
Sumber:Tempo.co
×
Berita Terbaru Update