Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Polda Sumut: 5 Kab/Kota di Sumut Terindikasi Korupsi Bansos COVIT-19 Salah Satunya Kab Toba

Rabu, 20 Mei 2020 | 16:03 WIB Last Updated 2020-05-20T09:09:26Z


Sumut - Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara (SUMUT) tengah mendalami lima Kabupatan/Kota di Sumut yang diduga melakukan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara.


"Telah ada lima daerah kabupaten/kota di Sumut yang diduga melakukan penyimpangan dana bansos Penyakit Coronavirus (COVID-19)," Kata Dirreskrimsus Polisi daerah Sumatra Utara Kombes Polisi Rony Samtana,Selasa (19/5).

Ia mengungkapkan, daerah yang diduga menyalahgunakan dana COVID-19, Medan, Pematang Siantar, Toba, Samosir dan Deli Serdang."Penyidik sudah bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti. Dan juga telah memintai keterangan dari beberapa orang saksi-saksi," ujarnya.

Ketika ditanyakan siapa saksi yang telah dimintai keterangan untuk Toba, Samtana tidak bersedia memberikan penjelasan. "Saya tidak bisa memberikan keterangan, karena masih tahap penyelidikan," sebutnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Polisi Martuani Sormin menegaskan pihaknya tengah mendalami dugaan penyelewengan dana bansos dan bantuan langsung tunai (BLT) di sejumlah daerah di Sumut.

"Siapapun pelakunya akan dijerat dengan pasal-pasal tindak pidana korupsi (Tipikor)," tegas Martuani, pada talkshow yang disiarkan secara online dari Kantor Gubernur Sumut, Senin (18/5).

Ia menegaskan, sebagaimana instruksi Presiden Jokowi, Poisi Daerah Sumatra Utara akan terapkan kasus ini sebagai tindak pidana korupsi.

"Kami sedang kumpulkan data-data, apakah benar terjadi tindak pidana korupsi," katanya.

Martuani menyebutkan, Polda Sumut tidak akan memberikan toleransi pada tindakan yang menyentuh rasa keadilan, seperti dugaan penyelewengan dana bansos dan BLT.

"Saya sudah perintahkan Dirreskrimsus Polda Sumut untuk menyelidiki dugaan penyimpangan dana bansos dan BLT," ujar Kapolda Sumut.

(red-88*)
×
Berita Terbaru Update