Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dua Kader Golkar Berlaga di Pilkada Pelalawan Gubri Syamsuar Tebar Ancaman

Minggu, 23 Agustus 2020 | 14:50 WIB Last Updated 2020-08-24T07:50:55Z

PELALAWAN, ELITNEWS.COM - Dua Kader terbaik Golkar Pelalawan maju berlaga di Pilkada Pelalawan 09 Desember 2020.  Pertama yaitu Adi Sukemi ST MM sebagai calon Bupati Pelalawan, Ketua DPD II Golkar Pelalawan, Ketua DPRD Pelalawan berpasangan dengan calon wakil Bupati Pelalawan H M Rais SPd MPdI. Kedua H Nasaruddin SH MH sebagai calon wakil Bupati Pelalawan, Wakil Ketua I DPD Golkar Riau, 2 Periode DPRD Pelalawan, Mantan Ketua DPRD berpasangan dengan calon bupati H Zukri Misran.

Pasangan Adi Sukemi ST MM - HM Rais SPd MPdI di dukung Partai Golkar 9 Kursi DPRD Pelalawan. Pasangan H Zukri Misran - Nasarudin SH MH di dukung  Partai PDIP (5 Kursi), PKB (3 Kursi) dan PPP (2 Kursi), Total 10 Kursi DPRD Pelalawan.

Partai Golkar di Pelalawan diprediksi bakal sendiri menjagokan pasangan Adi Sukemi ST MM -HM  Rais SPd MPd I maju Pilkada, tanpa ada partai tambahan di parlemen. Selain berjalan sendiri Partai Golkar banyak kalangan menyebut bakal pecah dan tidak satu suara.

Hal ini membuat Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Riau yang juga Gubernur Riau ( Gubri) Drs H Syamsuar MSi menebar ancaman dengan tegas menyampaikan, Partai Golkar hanya mengakui Calon Bupati dan Wakil Bupati yang telah direkomendasikan DPP Partai Golkar, yakni Adi Sukemi dan HM Rais di Pilkada Kabupaten Pelalawan 2020.

Hal ini disampaikannya usai membuka Musda V Partai Golkar Kabupaten Pelalawan bertempat di Gedung Daerah Datuk Laksemana Mangkudiraja, Pangkalan Kerinci, Kamis (20/08/2020) malam.
Ditegaskan Syamsuar, bila ada kader Golkar maju sebagai calon bupati maupun wakil bupati di luar yang direkomendasikan DPP Golkar, semua prosesnya ada di DPP Golkar. "Semua akan menanti putusan DPP Partai Golkar. Yang jelas akan ada sanksi yang menunggu bagi kader yang tidak taat akan putusan DPP Golkar," ancamnya.

Padahal diketahui bahwa Gubri Drs H Syamsuar MSi sebagai Kader Golkar maju Pilgub didukung PAN, PKS dan NasDem. Setelah menang Pilgub mengalahkan Ketua DPD I Golkar Riau Arsyadjuliandi Rahman ( Gubernur Petahana) . Drs H Syamsuar MSi menjadi Ketua DPD I Golkar Riau saat ini.

Berbicara dua figur dari kader Golkar Pelalawan Adi Sukemi ST MM dan Nasarudin SH MH, memiliki jejak rekam didunia perpolitikan 'mentereng'. Misalnya, Adi Sukemi pernah menjabat sebagai anggota DPR-RI dan saat ini ia menjabat sebagai Ketua DPRD Pelalawan.

Begitu juga, disisi lain Nasarudin pernah menjabat sebagai ketua DPRD Pelalawan dan ia juga tercatat sebagai calon anggota DPR-RI. Hanya saja, Adi Sukemi memiliki kelebihan dan diuntungkan oleh faktor orang tuanya, HM Harris, notabenenya ialah dedengkot, politikus dari partai Golkar. HM Harris 2 Periode Ketua DPRD Pelalawan dan 2 Periode Bupati Pelalawan sampai saat ini.

Banyak kalangan menyebutkan bahwa faktor HM Harris membuat Adi Sukemi kuat dikanca perpolitikan tingkat kabupaten. Selain jabatan bupati dijabat HM Harris menjadikan ia sebagai kekuatan disana sini pada Pilkada 2020. Nilai plus lain adalah kharisma bupati dua periode ini cukup disegani di Pelalawan.

Tidak itu saja, disebut-sebut faktor banyaknya, Paslon mencuat pada Pilkada Pelalawan 2020, yakni diprediksi empat Paslon juga tak terlepas dari 'settingan' HM Harris. Ketika gong Pilkada ditabuh, partai Golkar sengaja membiarkan banyak Balon bermunculan.

Hal ini mengingat, pada Pilkada dua periode sebelumnya, partai Golkar justru memborong banyak partai diajak untuk berkoalisi sehingga, hanya beberapa Paslon saja mencuat dan terakhir Pilkada lalu hanya satu Paslon saja menantang jagoan dari kader Golkar.

Pada Pilkada Pelalawan 2020 ini justru Golkar begitu 'pede' berjalan sendiri. Hampir dipastikan tidak ada lagi, partai memiliki kursi di parlemen bisa diajak bergabung dan berkoalisi. Semua partai di parlemen sudah memberikan rekomendasi terhadap masing-masing Paslon.

Dengan kondisi saat ini satu kader terbaiknya, yakni H Nasarudin, SH, MH memastikan berlayar mendampingi Zukri meskipun itu hanya sebagai balon wakil bupati setidaknya, menjadi mimpi buruk bagi Golkar di Pilkada.

Apalagi, kondisi ril hari disebut-sebut Nasarudin berlatar belakang mantan ketua DPRD Pelalawan, juga mantan Caleg DPR-RI memiliki masa fanatik. Terbukti pada Caleg DPR-RI lalu untuk daerah pemilihan Riau II ia memperoleh suara lebih dari 50 ribu. 40 ribu suara ia peroleh dari Kabupaten Pelalawan.

Terkait hal ini tidak satupun dari petinggi dari Partai Golkar Pelalawan mau berkomentar dimana Golkar diprediksi bakal pecah pada Pilkada Pelalawan. Beberapa orang petinggi Golkar yang dihubungi mengaku saat ini konsentrasi membentuk struktur pengurus baru di DPD II, paska pelaksanaan Musda.

Ditempat terpisah, ketua Bapilu DPD I Partai Golkar Provinsi Riau, Ihsan tidak membantah bahwa partai berlambang pohon beringin ini, bakal pecah pada Pilkada Pelalawan menyusul salah satu kadernya menjadi salah satu figur kontestan. "Iya," ujar Ihsan singkat melalui pesan singkatnya. EP
×
Berita Terbaru Update