Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ipda Dymas Kapolsek Teluk Meranti Pelalawan Kerja Keras Padamkan Api Karhutla

Kamis, 25 Februari 2021 | 18:03 WIB Last Updated 2021-02-25T11:03:22Z


 PELALAWAN, ELITNEWS.COM- – Ipda Dymas Bagus Bimantara,S.Tr.K Kelahiran Pasuruan, 2 November 1995 ini sudah dipercaya oleh kesatuannya Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Teluk Meranti Polres Pelalawan Polda Riau. 


Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2018 bekerja keras di wilayah memadamkan api karhutla. Karena wilayah kecamatan Teluk Meranti sangat terkenal rawan karhutla.

Kapolsek muda ini sedang di hadapkan pada tantangan besar dalam hal penanganan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Terlebih di tempat dia bertugas termasuk daerah yang rawan terjadinya karhutla. Apalagi Kecamatan Teluk Meranti ini memiliki banyak kontur tanah bergambut.

Ipda Dymas mengatakan mau tak mau kini beliau harus bekerja lebih keras untuk mengatasi masalah tersebut. Apalagi sekarang musim kemarau dan penanganan karhutla menjadi atensi langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Ia melanjutkan bahwa untuk mengobati kerinduannya pada keluarga, Dymas selalu sempatkan untuk video call bersama istri dan anak yang sekarang masih dalam kandungan serta juga kedua orang tua meskipun kadangkala terkadang terkendala dengan sinyal.  "Alhamdulillah saya selalu di support oleh orang-orang yang saya sayangi. Di wilayah Kecamatan Teluk Meranti, perjalanan ke titik pemadaman seringkali harus menggunakan speed boat dan tantangannya adalah ombak bono yang kuat. Karena di Teluk Meranti terkenal dengan sungainya yang dapat menciptakan ombak yang sangat besar yaitu Ombak Bono.

Kami sering mengalami kendala dalam perjalanan, sampai pernah speed boat yang kami naiki, putus kendalinya akibat di hantam ombak. Alhamdulillah masih diberikan keselamatan oleh Allah SWT” jelas Ipda Dymas. 

Ipda Dymas bekerja keras  dalam kegiatan pemadaman di tanah gambut sangat berbeda dengan tanah mineral. Karena tanah gambut apabila sudah terbakar dan kita injak, kaki kita akan masuk kedalam tanah tersebut. Bara api didalam tanah gambut masih menyala, sangat berbahaya untuk orang yang belum paham dengan sifat tanah gambut. Apabila terjadi Karhutla, saya selalu memberikan atensi kepada anggota agar selalu mengutamakan keselamatan diri. Lalu saya melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait untuk bersama-sama mengatasi bencana ini. Apabila cukup besar, biasanya kami meminta untuk dilaksanakan water boombing menggunakan helikopter dan membuat sekat bakar menggunakan excavator untuk membatasi penyebaran api semakin meluas.

Untuk upaya melalui darat, kami menyiram titik api tersebut dengan menggunakan berbagai alat seperti mesin sibahura, mini tohatsu, ministriker, robin dan lain sebagainya. Alhamdulillah banyak TKP Karhutlah yang sudah dapat dipadamkan. Berkat kerjasama dan koordinasi yang baik di semua lini.

Sampai saat ini selalu bersyukur masih selalu bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat terutama untuk membuat udara yang bersih dan bebas asap untuk seluruh masyarakat, karena udara yang bersih dibutuhkan oleh semuanya.

Ipda Dymas juga bercerita bahwa Jarak tempuh Polres Pelalawan ke Polsek Teluk Meranti kurang lebih 3 jam perjalanan dengan kondisi jalan yang cukup parah. Tantangan utama di wilayah hukum Polsek Teluk Meranti ini adalah kebakaran hutan dan kondisi lahan serta sarana prasarana masih sulit.EP

×
Berita Terbaru Update