PELALAWAN, ELITNEWS.COM — Kesadaran masyarakat Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan dalam menjaga keselamatan lingkungan dan satwa liar patut diapresiasi. Warga setempat berhasil menangkap seekor anak Harimau Sumatera yang terjebak dalam perangkap pada Selasa (10/3/2026) malam di kawasan Jalan Lintas Bono.
Kapolsek Teluk Meranti Ipda Boby Even, SH, MH menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah bertindak cepat dan melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang. Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan aparat menjadi kunci penting dalam menjaga keselamatan warga sekaligus melindungi satwa liar yang dilindungi.
Peristiwa ini bermula ketika seekor kambing milik warga bernama Hamzah dimangsa oleh harimau pada Senin (9/3/2026) malam. Menyadari adanya ancaman satwa liar di sekitar pemukiman, warga kemudian berinisiatif memasang perangkap di lokasi kejadian dengan menggunakan sisa bangkai kambing sebagai umpan.
Pemasangan perangkap tersebut dilakukan oleh Hamzah bersama Fi’i Gultom selaku HSE PT Arara Abadi, Juki, serta Kepala Dusun I Desa Pulau Muda, Dedi. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi agar satwa liar tidak kembali memangsa ternak atau membahayakan warga sekitar.
Sekitar pukul 21.30 WIB pada Selasa malam, perangkap yang dipasang warga akhirnya berbunyi. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian mendatangi tempat tersebut dan menemukan seekor anak Harimau Sumatera telah terjebak di dalam perangkap.
Setelah memastikan kondisi aman, masyarakat segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan instansi terkait. Aparat kemudian melakukan koordinasi dengan tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) untuk penanganan lebih lanjut terhadap satwa dilindungi tersebut.
Kapolsek Teluk Meranti Ipda Boby Even menyatakan bahwa tindakan masyarakat yang tidak menyakiti satwa tersebut dan langsung melaporkannya merupakan bentuk kesadaran penting dalam pelestarian satwa liar. “Kami sangat mengapresiasi masyarakat Desa Pulau Muda yang telah bekerja sama dan melaporkan kejadian ini dengan baik,” ujarnya.
Selanjutnya anak Harimau Sumatera tersebut diserahkan kepada tim BBKSDA untuk mendapatkan penanganan medis dan pemeriksaan perilaku sebelum nantinya dipertimbangkan untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.
Penyerahan satwa tersebut juga disaksikan langsung oleh Kepala Desa Pulau Muda, Andika, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian satwa liar di wilayah Teluk Meranti.****

