PEKANBARU, ELITNEWS.COM — Para atlet peraih medali pada ajang Pekan Paralimpik Nasional 2024 kembali mempertanyakan komitmen Pemerintah Provinsi Riau terkait pencairan sisa bonus yang hingga kini belum sepenuhnya diterima. Hal ini mencuat dalam jumpa pers yang digelar oleh NPC Riau usai pelaksanaan doa 40 hari almarhum Jaya Kusuma, Jumat (3 April 2026) di Pekanbaru.
Pelaksana Tugas Ketua NPC Riau, Indra Warman, menegaskan bahwa para atlet masih menunggu realisasi janji pemerintah daerah yang sebelumnya hanya mencairkan sekitar 45 persen dari total bonus pada tahun 2025 lalu. Sisanya dijanjikan akan diselesaikan pada tahun 2026 ini.
“Kita sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk segera membayarkan sisa bonus. Para atlet terus mempertanyakan karena bonus tersebut sangat mereka harapkan untuk kebutuhan hidup dan pengembangan karier,” ujar Indra Warman dengan nada penuh harap.
Ia juga mengingatkan bahwa keterlambatan ini berpotensi memengaruhi semangat dan motivasi atlet. Pasalnya, saat ini sejumlah atlet NPC Riau tengah mempersiapkan diri menghadapi ajang internasional seperti Asian Para Games serta persiapan menuju Peparnas berikutnya.
Senada dengan itu, Ketua NPC Rokan Hulu, Pius, mengungkapkan bahwa dirinya kerap mendapat pertanyaan dari para atlet di daerahnya yang juga turut menyumbangkan medali bagi Riau. Ia menegaskan bahwa bonus tersebut memiliki arti penting sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan atlet.
“Kami benar-benar berharap pemerintah provinsi segera mencairkan sisa bonus itu. Ini bukan hanya soal angka, tetapi bentuk penghargaan atas kerja keras para atlet,” ungkap Pius.
Sebelum konferensi pers digelar, NPC Riau terlebih dahulu melaksanakan doa 40 hari untuk mengenang almarhum Jaya Kusuma. Kegiatan tersebut menjadi momen refleksi sekaligus ajang mempererat silaturahmi antar pengurus, atlet, dan keluarga besar NPC Riau.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim/piatu dari keluarga besar NPC Riau sebagai bentuk kepedulian sosial. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa kental, terlebih karena momen ini masih dalam suasana pasca Idulfitri.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus, atlet, pelatih, serta keluarga besar NPC Riau. Semangat kebersamaan yang terpancar menjadi simbol kuat tekad organisasi untuk terus memajukan olahraga difabel di Bumi Lancang Kuning, sekaligus berharap adanya perhatian nyata dari pemerintah terhadap kesejahteraan para atlet berprestasi. ***

