Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Usai Pemilu 2019, Fokal IMM: Quo Vadis Batam?

Rabu, 13 November 2019 | 14:30 WIB Last Updated 2019-11-13T07:30:09Z
Elitnews.com, Batam - Usai Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 yang memilih Presiden dan wakil Presiden, Legislatif baik tingkat DPRD Kota, Provinsi, Pusat dan DPD RI se-Indonesia menyimpan harapan untuk memberikan perubahan serta kemajuan Negara Indonesia terkhususnya Kota Batam.

Harapan untuk perubahan Indonesia maju dan sejahtera berawal dari kegiatan "Simposium Indonesia Maju" mengharapkan persatuan serta kesatuan bangsa Indonesia. Dengan terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia maka menjadi awal mula terwujudnya kemajuan Indonesia dan pastinya kota Batam.

Ketua Korda Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal) IMM Kota Batam Ryan Arif Adhyatma mengatakan bahwa, banyak pemikiran dan harapan yang bermunculan dari kemelut bangsa saat Pemilu yang lalu.

"Jika kemelut terus berlanjut maka perubahan untuk Indonesia, dapat dipastikan negara Indonesia akan mengalami kemerosotan," kata Ryan kepada elitnews.com, Selasa (12/11/2019).

Menurut Ryan situasi yang demikian juga menjadi kekuatiran kota Batam akan mengalami kemerosotan. "Apabila Batam kemerosotan tersebut terjadi di Batam maka hal tersebut akan membuat tindak kejahatan semakin meningkat," terang Ryan.

Masih menurut pemahaman Ryan bahwa di tahun 2020 Batam salah satu kota yang ada di Provinsi Kepulauan Riau akan melakukan pemilihan kepala daerah (walikota dan wakil walikota). Oleh karena itu masyarakat sekarang banyak bertanya mau kemanakah Batam (Quo Vadis Batam)?

"Arah politik akan menentukan perubahan Batam nantinya. Akankah Batam lebih baik atau Batam lebih anjlok," tanya Ryan.

Ryan berjanji melalui Simposium Indonesia Maju semua aspirasi akan tetap mendapat pengawalan dari Fokal hingga ke pemerintah pusat.

"Batam sangat butuh perhatian pemerintah pusat, oleh karena itu butuh pemimpin yang kuat dan hebat dalan komunikasi dalam segala bidang serta semua lapisan masyarakat," tutupnya. (Joni Pandiangan)
×
Berita Terbaru Update