Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Polisi Bubarkan Paksa Ratusan Gojek

Selasa, 03 Desember 2019 | 20:46 WIB Last Updated 2019-12-03T13:46:19Z
Elitnews.com, Batam - Ratusan pengemudi ojek online dan pengemudi taksi online berkumpul di depan bundaran BP Batam. Para pengemudi gojek memakirkan kendaraan mereka disepanjang jalan bundaran BP Batam dan sepanjang jalan Engku Putri hingga membuat kemacetan, Selasa (03/11/2019).

Hal tersebut membuat kepolisian melakukan pembubaran paksa ratusan Gojek. Polresta Barelang menurunkan puluhan personel dan dibantu jajaran Polsek Batam Kota.

Terlihat Kasat Sabhara Kompol Firdaus menyampaikan pesan menggunakan alat pengeras suara (toa). "Silahkan para pemilik mobil yang memakirkan mobil di pinggir jalan untuk segera pergi. Jangan sampai mobilnya nanti diderek ke Polresta Barelang," ucap Firdaus dan terlihat mobil water Cannon sudah disiapkan.

Saat dikonfirmasi Firdaus mengatakan bahwa awal mulanya ada pengemudi ojek online dari aplikasi Gojek yang kena tendang. "Kalau ada yang merasa dirugikan dan ada unsur tindak pidananya silahkan laporkan kepada kepolisian," kata Firdaus.

Selanjutnya Firdaus menerangkan setelah ada laporan baru bisa kepolisian melakukan penangkapan. Kuatir nanti salah tangkap, jadi semua itu ada prosedurnya.

"Polisi tidak bisa melakukan penangkapan saat kejadian driver Gojek kena tendang, walaupun itu di depan anggota kepolisian. Situasi saat itu ramai dan dikuatirkan bisa memanas, itulah dasarnya tidak dilakukan penangkapan pada saat itu," terang Firdaus.

Menurut Firdaus bahwa para pengemudi gojek itu harus dibubarkan untuk antisipasi supaya tidak terjadi masalah lagi.

"Memang betul ada mobil water Cannon dipersiapkan tetapi tidak kita gunakan. Kepolisian hanya menghimbau untuk para pengemudi gojek membubarkan diri, itupun kita himbau dengan baik," tutup Firdaus. (JP)
×
Berita Terbaru Update