Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sedot Animo Peserta Hingga Beberapa Kota & Kabupaten WBO Dianjang MONSTROSIX SMAN 6 " Brilliant"

Rabu, 19 Februari 2020 | 14:55 WIB Last Updated 2020-02-19T07:55:14Z


Bogor, Elitnews.Com -  Kreatifitas dan inovasi tinggi siswa dan siswi SMAN 6 bersinar laksana mentari.
Sebuah agenda kegiatan dicabang Bulutangkis dan Soft Ball dan Festival Islam Rohis bergetar hingga keluar Kota Hujan Bogor. Bahkan animonya cukup tinggi tidak hanya pelajar juga digandrungi masyarakat dengan bukti tiket yang ludes terdorong ludes.

Humas SMAN 6 Kota Bogor Dra,Tati Mulyati mengatakan, merasa bangga dengan siswa didiknya tersebut.

"Panitia khusus ada,  ketuannya Imam Hafiz kls XI MIPA 4. Manfaat kegiatan ini  bagi siswa dididik yakni memberi wadah siswa yg berpotensi dan berbakat dibidang badminton untuk berkompetisi secara sportif dan berprestasi. Pembukaan dilaksanakan hari Senin, tanggal  17 Februari 2020 oleh pak Indra Madewa, S.Pd. (Waka Kesiswaan) mewakili kepsek Dr.Aidawati Mpd. Pembukaan ini dihadiri oleh pengurus PBSI kota Bogor.Dimana untuk kejuaraan tingkat nasional belum ada,baru Jakarta, Bogor dan Tanggerang. Semoga nanti bisa menjadi lebih luas lagi jangkauannya," ringkas Tati .

Ketua panitia  MONSTROSIX, Askar Hudzaifah memaparkan kegiatan lomba kali ini diikuti peserta dari beberapa daerah yakni kota dan kabupaten diluar Kota Bogor bahkan diantaranya katagori kota besar.

Acara Monstrosix ini sangat berdampak positif bagi siswa, karena siswa diajak terlibat dalam perencanaan dan juga pelaksanaan acara Monstrosix (Panitia pelaksana berasal dari siswa-siswi yang diseleksi) sehingga siswa SMAN 6 Bogor mendapatkan pengalaman berorganisasi dan juga sebuah ilmu dalam problem solving.

"Alhamdulillah susunan kepanitiaan sendiri sudah terbentuk sejak bulan Desember lalu, dan anggaran sendiri masih sesuai target untuk saat ini. Sangat menunjang KBM karena dari pihak sekolah maupun guru pun mendukung adanya kegiatan seperti ini. Seperti yang kita tahu, untuk pengalaman kehidupan maupun pekerjaan, orang-orang tidak hanya melihat akademik saja, baik soft skill maupun sikap kepemimpinan sangat dibutuhkan dalam kehidupan sosial, nilai itu lah yang kami tanamkan dalam acara Monstrosix ini," kata Askar.

"Antusiasme dari siswa-siswi SMAN 6 sangat tunggi, karena acara Monstrosix ini bukanlah acara Panitia saja, melainkan acara yang membawa nama baik SMAN 6 Bogor. Juga antusiasme warga bogor, sangat besar. Bisa dilihat dari grafik penjualan tiket kami yang meningkat, sehingga warga bogor sangat menunggu adanya acara ini. Banyak sekali dukungan dari pihak sekolah, salah satunya bantuan dana dari pihak sekolah," papar Askar.

Sementara panitia WBO Imam Hafiz memberikan apresiasi atas respon yang begitu tinggi dan berharap dilanjutkan pada ajang lainnya tingkat SMP.

"WBO 2020 (Walet Badminton Open) merupakan ajang kompetisi bulu tangkis tahunan yang diadakan oleh ekstrakulikuler bulu tangkis SMA Negeri 6 Bogor. Bulutangkis merupakan olahraga yang memiliki banyak penggemar, mulai dari kalangan anak muda sampai dewasa. Melihat antusias yang begitu tinggi pada olahraga ini maka sekiranya patut diadakan perlombaan bulu tangkis antar SMP/MTS wilayah 1 (Kota/Kabupaten Bogor, Bekasi, Depok, Cianjur, dan Sukabumi). Kegiatan ini diadakan sebagai ajang memajukan bulu tangkis Indonesia, khususnya di ranah remaja. Selain itu ajang ini mampu menyaring atlit-atlit yang berpotensi dalam bidang olahraga bulu tangkis supaya tertarik terhadap SMAN 6 Bogor,  memupuk rasa sportifitas dan kebersamaan yang tinggi antar pemain, kegiatan ini juga mampu menjadi ajang pembelajaran dan pengalaman siswa, selain itu kegiatan ini juga diadakan untuk menyemarakan dan menyukseskan acara Monstrosix," ucap Hafiz.

"Jadi secara keseluruhan ajang ini sangat berdampak positif bagi siswa.
Panitia Walet Badminton Open 2020 sendiri terbentuk dari siswa/i SMAN Negeri 6 Bogor yang mengikuti ekstrakulikuler bulu tangkis. Untuk anggaran sendiri kami mendapatkan pemasukan dari dana usaha panitia, biaya pendaftaran, donatur, sponsor, dan subsidi sekolah.
Tentu acara ini menunjang KBM terutama dalam bidang Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan (PJOK)
Antusiasme untuk acara ini kami rasa cukup besar, terlihat dari jumlah peserta yang melebihi target yaitu 89 peserta.
Sangat banyak dukungan dan bantuan dari sekolah, salah satunya dalam bantuan dana"akunya.
(Agusbagja)
×
Berita Terbaru Update