Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Menristek Apresiasi Pengolahan Kayu Menjadi Rayon, Benang dan Kain Produk PT APR Memperkuat Industri Tekstil

Sabtu, 07 Maret 2020 | 15:46 WIB Last Updated 2020-03-07T08:46:43Z

PELALAWAN, ELITNEWS.COM - Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) RI, Bambang Brodjonegoro, ke Kabupaten Pelalawan Riau ternyata tidak hanya meninjau perkembangan kawasan Teknopolitan di Kecamatan Langgam, Jumat (6/3/2020).

Setelah selesai menyambangi Tekno Park Pelalawan, Menristek Bambang dan rombongannya berkunjung ke PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan PT Asia Pacific Rayon (APR).

Helikopter yang membawa rombongan Menristek Bambang terbang kembali dari Tekno Park dan mendarat di area pabrik kertas dan pabrik rayon yang berada di Kecamatan Pangkalan Kerinci itu.

Di pabrik yang berada di Riau Kompleks itu rombongan melakukan pemantauan dan kunjungan ke beberapa lokasi.
Setelah mendarat, rombongan mendatangi pusat penelitian dan pengembangan (RND) PT RAPP dan dilanjutnya persentasi ke eksebisi Center perusahaan.

Di dua lokasi ini rombongan menteri disajikan pemaparan terkait teknologi yang dimiliki perusahaan kertas dan rayon.
Mulai dari mengelolah kayu menjadi bubur sampai bisa diolah dalam wujud kertas. Rombongan Menristek juga menyempatkan diri melihat pusat pembibitan atau nursery tanaman akasia.

Proses pembibitan kayu akasia yang menggunakan teknologi yang canggih ditinjau langsung dengan kapasitas hingga jutaan bibit.

Terakhir Bambang mengunjungi pabrik PT APR yang dua pekan lalu diresmikan Presiden Jokowi. Dilokasi APR Direktur RAPP Sihol Aritonang, Menristek dan Staf Menristek Robert Simanjuntak sama sama alumni UI terlihat akrab seperti reuni kampus.

Beberapa pimpinan perusahaan melihat langsung pengolahan kayu menjadi rayon hingga tercipta kain berbahan serat kayu.
Teknologi dan mesin-mesin yang dipakai juga dipaparkan sejak pengolahan awal sampai tahap akhir.

Usai kunjungannya, Menteri Bambang mengaku kagum dan salut atas teknologi yang digunakan PT APR dalam menciptakan benang dan tekstil
dari serat kayu.

Selama ini pakaian diciptakan hanya melalui kapas saja. Ini serat kayu jadi bahan tekstil. APR luar biasa memperkuat industri tekstil Nasional.
Hal ini merupakan side produc dari tanaman aksia dan ecaliptus yang dikelola PT RAPP dan PT APR.

"Jadi tidak hanya lari ke kertas atau pulp, tapi juga menciptakan rayon yang ujungnya menjadi tekstil," terang Menteri Bambang.

Ia yakin produk PT APR bisa memperkuat industri tekstil secara nasional dengan ketersediaan bahan baku yang cukup.
Bambang berharap produksi PT APR ditingkatkan lebih besar lagi agar kebutuhan akan benang dan tekstil tidak hanya tergantung pada petro kimia atau kapas import.

"Tapi lebih ke serat rayon yang prosesnya di lakukan di dalam negeri kita sendiri," tukasnya. ( EP)
×
Berita Terbaru Update