Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

๐—ฆ๐—ผ๐—ป๐—ด๐˜€๐—ผ๐—ป๐—ด ๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ผ๐—ป๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐—ฎ ๐—˜๐—บ๐—ฎ๐˜€, ๐—ฅ๐˜‚๐—ฑ๐—ถ ๐—š๐—ฎ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—š๐—ฒ๐—ป๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐˜ ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ฝ๐—ฎ ๐—ก๐—ฎ๐—ฟ๐—ธ๐—ผ๐—ฏ๐—ฎ

Senin, 21 Juni 2021 | 16:22 WIB Last Updated 2021-06-21T09:22:09Z

Batam - Wali Kota Batam Muhammad Rudi menghadiri peresmian Kampung Tangguh Bersih Narkoba di Perumahan Graha Mas, Tanjung Riau, Sekupang, Sabtu (19/6/2021) sore.



Rudi menyampaikan ribuan terimakasih atas terselenggaranya program ini. Menurutnya, kehadiran Kampung Tangguh Bersih Narkoba merupakan komitmen menyelamatkan anak bangsa.


"Seperti yang disampaikan Kapolres dan kepala BNNK tadi, kita semua ingin menyelamatkan anak-anak kita dari bahaya Narkoba," kata Rudi.


Rudi mengingatkan kembali perihal Indonesia Emas 2045. Masa ini tentu akan diisi oleh generasi-generasi muda sekarang. Menurut Rudi, menyongsong masa tersebut generasi muda harus disiapkan dari sejak dini dan dilakukan secara bersama baik oleh pemerintah maupun masyarakat.


"Menjemput era tersebut tidak bisa kami saja, tapi juga perlu peran bapak ibu. Mari jaga anak-anak kita dari pengaruh Narkoba," imbuhnya.


Lanjut Rudi, generasi produktif Indonesia menuju era tersebut cukup banyak. Jumlah tersebut harus seiring dengan kualitas SDM yang handal. Salah satunya yakni terhindar dari bahaya Narkoba.


"Dulu Sukarno hanya minta 10 pemuda lalu mengguncangkan dunia. Sementara generasi muda kita berjuta-juta, maka kita harus persiapkan mereka," ajak Rudi.


Berangkat dari kebaikan bersama ini, Rudi dalam kesempatan tersebut berkali-kali mengajak masyarakat untuk menjaga diri dan orang lain dari bahaya Narkoba. "Sekali kena narkoba anak kita hancur, untuk pulih kembali tidak akan sempurna. Jaga anak kita bahkan anak tetangga kita," imbuhnya.


Rudi menyebutkan kini Pemerintah Kota Batam sedang gencarnya membangun, tidak lain untuk menjemput Batam yang semakin hebat. Tidak hanya pembangunan fisik namun juga pembangunan non fisik, seperti peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).


"Tidak hanya proyek fisik yang dibangun, SDM menjadi nomor satu. Kalau (pembangunan) fisik bisa kelihatan kalau ada yang rusak dan bisa langsung komplain ke saya melalui pesan singkat. Tapi kalau SDM rusak, sangat susah untuk dilihat. Maka dari itu mari kita jaga bersama," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update