Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Batam dan Pemkab Taput Jalin Kerjasama Bidang Pangan, Nikson Nababan: Kerjasama ini Memberikan Manfaat Bagi para Petani di Taput

Rabu, 01 Juni 2022 | 10:13 WIB Last Updated 2022-06-01T03:13:37Z


Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Pemkab Tapanuli Utara, Sumatera Utara menjalin kerjasama dalam bidang pangan. Ditandatangani Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan.


Rudi menjelaskan, kerjasama tersebut merupakan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya sudah dilakukan Pemko Batam dengan Pemprov Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Rudi, Kabupaten Tapanuli Utara merupakan salah satu daerah penghasil pertanian atau hasil pangan. Seperti beras, sayuran dan lainnya. Sehingga kerjasama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah.

“Tadi sudah kita tandatangani bersama, untuk teknisnya nanti akan dibahas lebih lanjut oleh OPD terkait,” kata Rudi, Senin (30/5/2022).

Sebagaimana diketahui bahwa Batam bukan penghasil pertanian, sehingga untuk memenuhi kebutuhan pokok harus mengambil dari daerah lainnya. Karena itu pihaknya sangat menyambut baik kerjasama tersebut.

“Dengan kerjasama ini diharapkan kebutuhan pokok di Batam terpenuhi dan harganya tidak tinggi,” ujarnya.

Sementara, Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan mengatakan salah satu keunggulan daerahnya adalah penghasil pertanian. Seperti beras, tomat, cabai, sayur, kacang dan lainnya.

Dengan kerjasama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para petani di Tapanuli Utara. Pihaknya menginginkan petani yang berada di wilayahnya bisa semakin sejahtera.

“Kebetulan Batam ini membutuhkan produksi pertanian yang besar. Kalau harga kita bisa bersaing di pulau Batam bagus, kenapa tidak? Jadi itu tujuan MoU kita, yang nanti akan dilanjutkan oleh kepala dinas dalam bentuk perjanjian kerjasama,” kata Nikson.

Ia juga optimis harga pertanian dari Tapanuli Utara (Taput) bisa lebih murah di Batam jika dibandingkan hasil pertanian dari wilayah lain. Apabila proses pengiriman barang tersebut tidak banyak perantara.

“Jadi kita sudah bicarakan dengan pak wali, rencana kita bagaimana nanti pak wali akan mencoba menganalisis biayanya,” tuturnya.

Turut menyaksikan penandatanganan kerjasama tersebut, Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemko Batam. (zdp)
×
Berita Terbaru Update