PELALAWAN, ELITNEWS.COM, — Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan perkebunan kelapa sawit. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim dosen dan mahasiswa menggelar pelatihan pembuatan rumah dan kotak Hatch and Carry Mobile (HCM) bagi kelompok tani di Desa Kuala Tolam, (05/08/2025).
Pelatihan ini dirancang khusus untuk mendukung pengembangan serangga Elaeidobius kamerunicus, penyerbuk alami kelapa sawit yang memegang peran kunci dalam meningkatkan efisiensi penyerbukan dan produktivitas kebun.
Tim PKM yang terlibat antara lain:
Salmiyati M.Pd., Ph.D. (Ketua Tim PKM)
Bajora Justisia S.P.
Fradila Swandi S.P., M.P.
Cecilya Silalahi S.P., M.Sc.
Arief Fazlul Rahman S.P., M.Si
Winda Herman S.P., M.Si
Dalam sesi materi, Salmiyati menjelaskan secara rinci fungsi dan peran HCM di ekosistem perkebunan kelapa sawit, dilanjutkan dengan demonstrasi teknis pembuatan alat tersebut. Peserta pelatihan kemudian langsung mempraktikkan proses pembuatannya, sekaligus mendapat panduan perawatan dan tips optimalisasi penggunaan HCM di lapangan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, tim PKM menyerahkan empat unit kotak HCM kepada ketua kelompok tani: Bapak Khaidul, Bapak Bachtiar, Bapak Beni, dan Bapak Nahar.
Menariknya, sebagian petani mengaku baru mengetahui pentingnya E. kamerunicus. Bahkan, sebelumnya ada yang keliru menyemprotkan pestisida pada serangga penyerbuk ini. “Kami baru tahu serangga ini sangat membantu sawit. Terima kasih atas penjelasan dan pelatihannya,” ujar salah satu peserta dengan antusias.
Para petani berharap program ini berlanjut sehingga teknologi sederhana namun efektif ini dapat diterapkan secara mandiri untuk meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan kebun kelapa sawit.
Dengan langkah ini, ITP2I tidak hanya membekali petani dengan pengetahuan, tetapi juga mengajak mereka menjaga keseimbangan alam demi masa depan perkebunan yang produktif dan lestari.***