JAKARTA, ELITNEWS.COM — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar rapat khusus bersama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) guna mematangkan persiapan pelaksanaan retret wartawan yang akan digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
![]() |
Rapat berlangsung di Kantor Kemenhan RI, Jakarta, Kamis (8/1/2026), dipimpin Kepala Bagian Informasi Publik dan Tata Kelola Kehumasan (Kabag Infopubliktaka) Rohumas Sekjen Kemenhan, Kolonel Arm Joko Riyanto, didampingi Koordinator Kolonel Arif Nursaid. Sejumlah pihak terkait, termasuk perwakilan Akmil Magelang, mengikuti rapat secara hybrid.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara PWI Pusat dengan Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Hukum Jenderal (Purn) Wiranto, yang mendukung pelaksanaan retret sebagai bagian penguatan wawasan kebangsaan wartawan.
Dalam rapat tersebut disepakati jadwal pelaksanaan retret wartawan akan berlangsung pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026 di Akmil Magelang. Selain itu, peserta retret diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu guna memastikan kesiapan fisik dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama kegiatan.
Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kemenhan RI terhadap pelaksanaan retret wartawan yang akan diikuti sekitar 200 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia.
“Retret ini kami rancang sebagai ruang penguatan wawasan kebangsaan dan pemahaman strategis pertahanan negara, sekaligus untuk memperkuat profesionalisme wartawan dalam menyikapi isu-isu strategis nasional,” ujar Zulmansyah. Ia menambahkan, syarat kesehatan prima akan segera disosialisasikan, mengingat sejumlah kegiatan dilakukan di luar ruangan dan membutuhkan kedisiplinan serta kesiapan fisik.
Sementara itu, Kemenhan RI menyatakan kesiapan mendukung penuh pelaksanaan retret sesuai ketentuan yang berlaku. Rencana retret ini diharapkan menjadi agenda strategis PWI Pusat dalam memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra kritis negara dalam menjaga ketahanan informasi dan kepentingan nasional.****

