Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Puncak HPN 2026 di Banten: Menko Muhaimin Tegaskan Peran Pers sebagai Pilar Bangsa

Senin, 09 Februari 2026 | 18:08 WIB Last Updated 2026-02-09T11:08:51Z

 

SERANG, ELITNEWS.COM — Jantung pemerintahan Provinsi Banten bergemuruh oleh kehadiran elite politik dan tokoh pers nasional saat Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 resmi digelar di Kota Serang, Senin (9/2/2026). Perhelatan akbar insan pers ini mengusung pesan kuat tentang kedaulatan informasi dan penguatan ekonomi nasional di tengah tantangan global.



Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini juga dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani serta Gubernur Banten Andra Soni, menandai dukungan penuh negara terhadap peran strategis pers.


Deretan menteri Kabinet Merah Putih tampak memenuhi kursi undangan, mulai dari Menkomdigi Meutya Hafid, Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya, Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Desa Yandri Susanto, hingga Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Kehadiran mereka menambah bobot politik dan kebijakan dalam perayaan HPN tahun ini.


Tak hanya dari dalam negeri, HPN 2026 juga menyedot perhatian internasional dengan hadirnya Wakil Menteri Komunikasi Malaysia Teo Nie Ching. Dari unsur profesi, jajaran Dewan Pers dan pimpinan PWI Pusat turut hadir lengkap, mempertegas soliditas komunitas pers nasional.


HPN 2026 mengusung tema besar “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Tema ini menjadi manifesto bersama agar media tetap berdiri tegak sebagai pilar demokrasi dan pembangunan di tengah derasnya disrupsi informasi.


Gubernur Banten Andra Soni dalam sambutannya menegaskan bahwa di tengah banjir konten media sosial, pers profesional memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kualitas dan kebenaran informasi. Menurutnya, pers tidak boleh larut dalam arus sensasi.


“Pers adalah gate keeper utama di tengah disrupsi informasi. Momentum HPN ini harus menjadi tonggak penguatan peran tersebut,” tegas Andra di hadapan ribuan undangan.


Sebelum puncak peringatan, rangkaian HPN 2026 telah diisi berbagai kegiatan berdampak langsung, mulai dari bakti sosial pembagian ribuan paket sembako, gerakan lingkungan Banten Asri, hingga Konvensi Nasional Media Massa yang membahas masa depan industri pers.


Puncak HPN 2026 juga menjadi ajang apresiasi karya jurnalistik terbaik melalui Anugerah Jurnalistik PWI 2026 hasil kolaborasi PWI dan Polri. Penghargaan ini menyoroti karya-karya yang mengedepankan nilai humanis, integritas, dan keberpihakan pada publik.


Untuk kategori televisi, Reza Ramadhan dari Beritasatu tampil sebagai juara pertama lewat karya “Kejujuran dan Nama Baik Jenderal Polisi Hoegeng”. Sementara kategori radio dimenangkan Salma Amin dari RRI Nunukan melalui karya “Siulan Polisi Pengubah Takdir”.


Pada kategori karya jurnalistik cetak, Erianto meraih juara pertama lewat tulisan “Polisi Imam Ghozali, 13 Tahun Mengukir Generasi Qurani di Balik Seragam” yang dimuat Cenderawasih Pos. Untuk media siber, Rizky Armanda dari Tribun Pekanbaru menjadi yang terbaik melalui karya “Jejak Pengabdian di Tanah Duka Palembayan”.


Kategori media sosial dimenangkan Alfin Wahyu Yulianto dengan karya heroik tentang Kapolsek Pangkalan Brandan yang mengevakuasi lansia saat banjir di Sumatra Utara. Sementara kategori foto diraih Abdul Yudhi dari LKBN Antara lewat karya “Kasih Polri untuk Warga Terdampak Bencana”.


Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang menegaskan Anugerah Jurnalistik PWI merupakan upaya konsisten menjaga marwah pers sebagai pilar demokrasi. Menurutnya, pers harus tetap menjadi suara nurani publik.


“Melalui AJP, PWI mendorong jurnalisme yang berintegritas, berimbang, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” ujar Zulmansyah.


Selain itu, sejumlah penghargaan lain turut diberikan, di antaranya Trofi Abyakta kepada 10 kepala daerah dan 3 wartawan, serta Anugerah Kebudayaan yang diraih Bupati Manggarai Herybertus GL Nabit. Panitia juga mengumumkan nomine Anugerah Jurnalistik Adinegoro dari 746 karya tterbaik. 


Sebagai penutup, HPN 2026 dirangkaikan dengan penandatanganan MoU strategis penguatan pers, penganugerahan insan pers berprestasi, serta pelepasan touring prestisius “PWI Jelajah 13 Negara Menuju Tanah Suci”, menegaskan bahwa pers Indonesia siap melangkah jauh, berdaulat, dan berpengaruh di kancah global.****

×
Berita Terbaru Update