PELALAWAN, ELITNEWS.COM — Festival Adat Togak Tonggol dan tradisi Mandi Balimau Kasai berlangsung meriah di Balai Anjungan Ranah Tanjung Bunga, Kecamatan Langgam, Senin (16/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian tradisi masyarakat dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, sarat makna spiritual dan nilai persaudaraan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pelalawan John Louis Letedara, Bupati Pelalawan Zukri Misran bersama Wakil Bupati Husni Tamrin, serta Anggota DPD RI Sewitri. Turut mendampingi Ketua TP PKK Pelalawan Sella Pitaloka, Sekda Tengku Zulfan, jajaran DPRD, para kepala OPD, PJU Polres Pelalawan, Kapolsek Langgam IPTU Jerry Sinaga, perwakilan PT EMP Bentu dan PT RAPP, serta tokoh adat dan masyarakat Langgam.
Dalam sambutannya, Bupati Zukri menegaskan bahwa budaya Togak Tonggol merupakan warisan leluhur yang patut dibanggakan. Tradisi ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dan terus dijaga kelestariannya oleh masyarakat adat sebagai identitas khas Kabupaten Pelalawan.
Tak hanya itu, Togak Tonggol juga telah menorehkan prestasi nasional dengan meraih Juara I Kategori Atraksi Budaya Terbaik pada ajang Anugerah Pesona Indonesia tahun 2025. Penghargaan tersebut menjadi bukti pengakuan atas kekayaan dan keunikan budaya Pelalawan yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Menurut Bupati, pelaksanaan Togak Tonggol menjelang Ramadhan memiliki makna mendalam sebagai simbol penyelesaian persoalan sebelum memasuki bulan suci. Tradisi ini mengajarkan masyarakat untuk berdamai, menyelesaikan sengketa, dan membersihkan hati agar ibadah dapat dijalani dengan penuh keikhlasan.
“Jika ada tonggol yang tidak naik, itu pertanda ada persoalan yang harus diselesaikan. Inilah makna sesungguhnya dari tradisi kita, yakni menyatukan, mendamaikan, dan mempererat persaudaraan,” ujar Zukri di hadapan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Kapolres John Louis Letedara turut mengapresiasi peran para datuk, batin, dan tokoh adat dalam menjaga kelestarian budaya. Ia menilai, semakin kuat budaya dilestarikan, semakin besar pula potensi daerah untuk dikenal luas dan menarik kunjungan wisatawan ke Langgam.
Festival Adat Togak Tonggol dan Mandi Balimau Kasai pun berlangsung semarak dengan penampilan seni budaya Melayu yang memukau. Pemerintah Kabupaten Pelalawan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian adat sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di Kecamatan Langgam sebagai pusat budaya dan tradisi.****

