Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pesan Terakhir Korban Bikin Geger, Perampokan Berdarah di Kantor PT MPT Pelalawan Rugikan Puluhan Juta Rupiah

Kamis, 18 Juni 2026 | 13:32 WIB Last Updated 2026-06-18T06:32:16Z

 

PELALAWAN, ELITNEWS.COM —  Peristiwa dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (perampokan) menggemparkan Kabupaten Pelalawan, Riau. Seorang karyawati PT Malika Putri Tunggal (MPT) menjadi korban serangan brutal di kantor pencairan SPB TBS perusahaan yang berlokasi di Jalan Lintas Timur Km 43, Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Rabu (17/6/2026) sore.



Korban diketahui bernama Putriani Tamba (25), seorang karyawan PT MPT yang saat kejadian sedang berada di kantor pencairan SPB TBS. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah setelah diduga menjadi sasaran pelaku perampokan yang hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.


Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah korban mengirimkan pesan darurat melalui aplikasi WhatsApp kepada dua rekannya, Agung Pratama dan Harun Effendi, sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam pesan tersebut, korban meminta pertolongan dengan kalimat yang membuat penerimanya terkejut dan panik.


Menerima pesan tersebut, kedua saksi yang saat itu sedang berada di area pabrik PT Sri Indrapura Sawit Lestari (SISL) segera bergegas menuju kantor PT MPT. Setibanya di lokasi, mereka mendapati pintu kantor dalam keadaan tertutup sehingga tidak berani masuk seorang diri dan memilih meminta bantuan warga sekitar.


Setelah sejumlah warga tiba di lokasi, saksi bersama warga membuka dan memeriksa bagian dalam kantor. Mereka dikejutkan oleh kondisi ruangan kasir yang telah terbuka dengan bercak darah terlihat di lantai. Korban ditemukan dalam posisi duduk dengan kepala terbaring di atas meja dan mengalami luka serius.


Tanpa menunggu lama, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan pertolongan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis, korban mengalami sejumlah luka tusuk akibat benda tajam pada bagian kepala, perut, dan pundak sehingga membutuhkan penanganan intensif.


Selain mengakibatkan korban mengalami luka berat, kejadian tersebut juga menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp76.184.860. Sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut turut diamankan petugas sebagai barang bukti, di antaranya satu tangkai kipas angin, satu gunting, serta dua buah obeng dengan ukuran berbeda.


Mendapatkan laporan melalui layanan darurat 110, personel kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas segera membawa korban untuk menjalani visum et repertum, memasang garis polisi di area TKP, serta mengamankan sejumlah barang bukti guna kepentingan penyelidikan.


Tim Identifikasi Polres Pelalawan juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut. Hingga saat ini identitas pelaku masih dalam tahap penyelidikan dan aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan serta petunjuk yang dapat mengarah kepada pelaku.


Kasus perampokan berdarah ini menjadi perhatian serius masyarakat Pelalawan. Kepolisian menegaskan akan mengusut tuntas kasus tersebut dan memburu pelaku yang bertanggung jawab atas aksi kekerasan yang tidak hanya menyebabkan kerugian materiil, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa korban. 


Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut diimbau segera melaporkannya kepada pihak berwenang untuk membantu proses pengungkapan kasus.****

×
Berita Terbaru Update