Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DPRD Pelalawan Cari Solusi Kemacetan Jalan Lintas Timur, Proyek Tetap Jalan Mobilitas Masyarakat Terjaga

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:25 WIB Last Updated 2026-07-15T10:25:04Z

 

PELALAWAN, ELITNEWS.COM – Kemacetan panjang akibat proyek peninggian Jalan Lintas Timur di Kabupaten Pelalawan menjadi perhatian serius berbagai pihak. Untuk mencari solusi terbaik, DPRD Kabupaten Pelalawan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama organisasi perangkat daerah dan pihak kontraktor pada Selasa (14/7/2026) di Kantor DPRD Pelalawan.



Rapat yang berlangsung pukul 10.00 WIB hingga 12.30 WIB itu dipimpin Anggota DPRD Pelalawan Fraksi Demokrat, Junaidi Purba. Hadir dalam pertemuan tersebut Anggota DPRD H. Zakri (Fraksi Golkar), Saniman, S.E. (Fraksi PDI-P), Efrizon, S.H., M.Kn. (Fraksi Demokrat), M. Tambunan (Fraksi PDI-P), Plt. Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pelalawan Deny Mitra, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan Irham Nisban, serta pihak kontraktor PT Global Jaya Maritimindo (PT GJM).


RDP digelar untuk membahas langkah-langkah konkret dalam mengurangi dampak kemacetan tanpa menghambat penyelesaian proyek peninggian jalan yang menjadi salah satu infrastruktur strategis di Kabupaten Pelalawan. Seluruh peserta rapat sepakat bahwa proyek harus tetap berjalan, namun kenyamanan dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.


Salah satu solusi yang disepakati adalah memperkuat pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan. Kendaraan angkutan berat akan diatur waktu operasionalnya, terutama pada jam-jam sibuk, sehingga kepadatan kendaraan dapat dikurangi dan arus lalu lintas menjadi lebih lancar.


Selain itu, kendaraan bertonase besar direncanakan dialihkan melalui Jalan Lintas Tengah sebagai jalur alternatif. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi beban kendaraan di ruas Jalan Lintas Timur yang sedang dikerjakan, sehingga antrean panjang yang selama ini dikeluhkan masyarakat dapat diminimalkan.


Pemerintah daerah juga akan menyiapkan sistem pengaturan antrean kendaraan di lokasi proyek. Pengaturan tersebut bertujuan mencegah kendaraan saling mendahului pada titik penyempitan jalan yang selama ini menjadi penyebab utama kemacetan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.


Dalam rapat tersebut, DPRD Pelalawan turut mendorong percepatan perbaikan jalan alternatif agar dapat dimanfaatkan masyarakat selama proyek berlangsung. Selain itu, metode pelaksanaan pekerjaan juga diusulkan untuk dievaluasi dengan memperpendek segmen pekerjaan aktif sehingga ruang yang dapat dilalui kendaraan menjadi lebih luas dan arus lalu lintas tetap bergerak.


Peserta rapat juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam pengaturan lalu lintas di sekitar proyek. Penindakan terhadap pelanggaran diharapkan menjadi langkah terakhir, sementara pihak kontraktor memastikan kendaraan darurat seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan kendaraan pelayanan publik tetap mendapat prioritas untuk melintas. Untuk mempercepat penyelesaian berbagai kendala teknis, diusulkan pula pembentukan tim koordinasi yang melibatkan DPRD, pemerintah daerah, dan pihak kontraktor.


Melalui RDP ini, DPRD Pelalawan berharap koordinasi seluruh pihak semakin kuat sehingga proyek peninggian Jalan Lintas Timur dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengorbankan kelancaran mobilitas masyarakat. Solusi yang disepakati diharapkan mampu menekan kemacetan, menjaga kelancaran distribusi logistik, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang setiap hari bergantung pada jalur utama penghubung Provinsi Riau tersebut.****

×
Berita Terbaru Update