Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Golkar Bentuk Poros Sendiri Tidak Perlu Bergantung Kepada PDI-P dan Nasdem Menyambut Pilgub Kepri

Senin, 14 Oktober 2019 | 07:30 WIB Last Updated 2019-10-28T00:19:09Z
elitnews.com, Batam - Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau siap untuk membentuk poros ketiga dalam Pilgub Provinsi Kepulauan Riau tahun 2020 setelah Partai Nasdem dan PDI-P.

Muhammad Rudi merupakan kader Partai Nasdem dan Soerya Raspationo merupakan kader PDI-P yang telah menyatakan diri siap untuk maju menjadi calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau tahun 2020-2025. Awalnya dua kekuatan Partai tersebut akan bertarung dalam Pilgub Provinsi Kepulauan Riau.

Ketua DPD Golkar Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Achmad mengatakan Golkar adalah Partai pemenang dalam Pileg yang lalu. Berdasarkan hal tersebut Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau siap membentuk poros ketiga dalam Pilgub Provinsi Kepulauan Riau tahun 2020.



"Partai Golkar sendiri dalam Pileg meraih 8 kursi dari 45 kursi yang tersedia di DPRD Provinsi Kepulauan Riau setelah PDI-P. Jadi kondisi tersebut jelas sangat menjanjikan bagi Partai Golkar, kata Ansar saat ditemui di Tiban, Sabtu (12/10/2019).

Ansar menjelaskan Partai Golkar akan melihat hasil survei terhadap sejumlah nama yang akan mendapatkan dukungan penuh.

"Sejauh ini sudah ada nama Ismeth Abdullah telah menjalin komunikasi politik kepada Partai Golkar," ujar Anggota DPR RI tersebut.

Ansar sendiri menilai bahwa sosok Ismeth yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi tidak akan menutup pintu Partai untuk menjadi kenderaan politik bagi Ismeth.

"Terpenting bagi Partai Golkar hanya mengusung calon yang memiliki elektabilitas yang tinggi," tegas Ansar dengan pasti.

Ansar menerangkan jikalau dirinya sendiri masih menunggu amandemen atau perubahan terhadap undang-undang Pemilu.

"Seandainya hasil amandemen tersebut tidak mengharuskan mundur atau cukup dengan cuti dari legislatif baru secara pribadi langsung menyatakan diri maju menjadi Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau," tambah Ansar.

Menurut Ansar jika Partai Golkar yang mendesak dirinya untuk menjadi calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau pasti akan saya laksanakan.

"Pastinya Golkar harus menjadi pemenang dalam Pilgub Provinsi Kepulauan Riau tahun 2020. Apapun ceritanya kader Partai Golkar harus memimpin Provinsi Kepulauan Riau," tutup Ansar. (Joni Pandiangan)
×
Berita Terbaru Update