Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

723 ODP - 12 PDP - 2 Positif Mahasiswa dan TKI Dominasi Jumlah ODP Pelalawan

Sabtu, 11 April 2020 | 14:56 WIB Last Updated 2020-04-11T07:56:57Z



PELALAWAN, ELITNEWS.COM - Posko layanan pengaduan dan informasi COVID - 19 kabupaten Pelalawan pada Rabu 8 April 2020 mereles perkembangan kasus Corona Virus Disease 2019 (COVID - 19 ) di Kabupaten Pelalawan. Melalui Kadis Kesehatan yang juga juru bicara COVID - 19 Kabupaten Pelalawan Asril K SKM MKes menyampaikan kasus tercatat telah mencapai 737 kasus.

Naik drastis Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami penambahan yang signifikan menjadi 723 kasus, Pasien dalam Perawatan 12 kasus dan positif 2 kasus. 123 ODP telah melewati 14 hari pemantauan atau sehat, dan 5 PDP sudah pulang dan dinyatakan sehat karena hasil swabnya negatif.

Dari data posko COVID -12, bahwa 12 Kecamatan Kabupaten Pelalawan penyebaran kasus COVID - 19 seperti Kecamatan Pangkalan Kerinci, kasus ODP 207, PDP 9, dan Positif 2 orang. Kecamatan Langgam, kasus ODP 4 orang. Kecamatan Bandar Seikijang, kasus ODP 28 orang. Kecamatan Pelalawan, kasus ODP 29 orang. Kecamatan Bunut, kasus ODP 17 orang. Kecamatan Pangkalan Kuras, kasus ODP 50, PDP 1 orang. Kecamatan Bandar Petalangan kasus ODP 24, PDP 1 orang. Kecamatan Pangkalan Lesung, kasus ODP 60 orang. Kecamatan Ukui, kasus ODP 116, PDP 1 orang. Kecamatan Kerumutan, kasus ODP 54 orang, Kecamatan Teluk Meranti, kasus ODP 15 orang. Kecamatan Kuala Kampar, kasus ODP 119 orang.

Asril di dampingi Kadis Kominfo Hendri Gunawan mengatakan bahwa laporan yang masuk Peningkatan signifikan terjadi pada kasus orang dalam pemantauan (ODP). Karena didominasi TKI dan mahasiswa yang pulang dari luar negeri dan daerah yang termasuk zona merah atau red area. Karena setiap warga yang masuk dari zona merah ditetapkan ODP dan di isolasi mandiri.

Asril menegaskan kembali terkait himbauan Bupati Pelalawan HM Harris.

"Bupati Pelalawan HM Harris menghimbau dan mengingatkan para RT/RW di wilayah masing - masing di Kabupaten Pelalawan agar lebih jeli dan tanggap memantau para pendatang maupun warga asli dari luar daerah terutama berasal dari daerah yang terjangkit covid-19. Laporkan suapapun yang baru datang hendaknya segera memeriksakan kesehatannya ke puskesmas. RT/RW diminta laporkan warganya untuk diperiksa kesehatan dan mendatanya masuk menjadi Orang Dalam Pemantauan atau ODP," ujarnya. (EP0
×
Berita Terbaru Update