Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Cegah Covid-19 Polisi Bubarkan Keramaian Grand Opening Store Tanah Abang

Senin, 06 April 2020 | 18:37 WIB Last Updated 2020-04-06T11:37:17Z



PELALAWAN, ELITNEWS.COM -Keramaian yang terjadi pada Gran Opening Store (toko pakaian) Tanah Abang di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau pada Minggu (5/4/2020) terpaksa diminta bubar oleh kepolisian setempat. Pasalnya, pembukaan awal ( grand opening) toko baju dua lantai itu dilaksanakan ditengah wabah virus corona ( COVID-19). Ratusan warga datang pengunjung toko yang ramai malam hari Minggu (05/04/2020) terpaksa dibubarkan.

Bupati Pelalawan HM Harris, mengatakan kecolongan. "Tim gugus tugas COVID -19 tidak menyangka bakal ada peluncuran toko yang menjadi pusat perhatian dan berkumpul bagi orang banyak. Seharusnya kegiatan itu tak terjadi dan pengelola mestinya sadar akan bahaya yang ditimbulkan. Kita kecolongan tidak tahu ada acara itu. Setelah tahu baru laporkan ke polres dan dibubarkan," terang Bupati Harris.

Harris menyatakan, acaranya digelar pada Hari Minggu, dimana seluruh tim gugus tugas sedang sibuk menangani bidang masing-masing. Grand Opening toko berlantai dua itu ternyata mendatangkan ratusan warga yang ingin melihat maupun berbelanja. Kondisi ini bertentangan dengan imbauan pemerintah dan kepolisian yang melarang berkumpul-kumpul atau mengundang banyak orang.

Alhasil aparat kepolisian setempat mendatangi lokasi acara dan mengimbau masyarakat membubarkan diri. Pengelola juga diminta segera menutup tokonya yang baru diresmikan.

Kapores Pelalawan, AKBP M Hasym Risahondua SIK menyebutkan, setelah mendengar laporan dari masyarakat pihaknya langsung mengambil langkah tegas. Personil dikirim untuk menyampaikan masyarakat pulang ke rumah dan menghindari keramaian melalui pengeras suara.

"Warga kita minta masyarakat bubar dan pulang ke rumah. Untuk mencegah penyebaran virus corona. Perintahnya jelas tak bisa kumpul-kumpul," terang Kapolres Senin (06/04/2020).

Kapolres Hasym menghimbau jaga jarak dan kesehatan serta transaksi.

"Kita juga tak ingin usaha masyarakat berhenti. Tetap protokol kesehatannya sesuai anjuran pemerintah harus dipatuhi. Menjaga jarak dan mentaati himbauan pemerintah," tegasnya.

Sementara itu Perbelanjaan Ramayana di Pangkalan Kerinci telah satu minggu tutup dengan tutup, mencegah penyebaran COVID -19. (EP)
×
Berita Terbaru Update