Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sejak Tiba Di Pekanbaru Isolasi BPSDM Seorang Mahasiswa Pelalawan Dari Arab Saudi Positif COVID-19

Kamis, 14 Mei 2020 | 13:50 WIB Last Updated 2020-05-19T12:59:49Z
PELALAWAN, ELITNEWS.COM - Seorang Mahasiswa Kabupaten Pelalawan Riau berinisial AT (23) dari Arab Saudi dinyatakan positif terinfeksi corona virus desease 2019 (COVID-19), Rabu (13/05/2020). Berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang diumumkan Gubernur Riau, Seorang Mahasiswa warga Pelalawan.


"Positif COVID-19, Tn. AT (23) yang merupakan warga Kabupaten Pelalawan dan saat ini sudah diisolasi di BPSDM Pekanbaru Tn. AT (23) merupakan hasil tracing dari Cluster Kepulangan Mahasiswa dari Arab Saudi,".Juru bicara tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Pelalawan Asril SKM MKes menjelaskan Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 asal Pelalawan itu merupakan seorang mahasiswa yang kuliah di Arab Saudi dan pulang ke tanah air pada tanggal 7 Mei 2020. Pasien itu berinisial AT berusia 23 tahun jenis kelamin laki-laki yang tinggal di Jl Arbes Kecamatan Pangkalan Kerinci. Sejak tiba di Pekanbaru dari Saudi Arabia, rombongan mahasiswa itu menjalani karantina di Kota Pekanbaru.

"Mereka mahasiswa pulang dari Arab Saudi 42 orang mahasiswa. 2 orang Diantaranya warga Pelalawan. Sejak Tiba di Pekanbaru pada 7 Mei 2020 menjalani isolasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau di Jalan Ronggo Warsito Pekanbaru. Mereka dikarantina di tempat pelatihan yang sudah di modifikasi jadi tempat isolasi pasien COVID-19," ungkap Asril yang juga Kadiskes Pelalawan, pada Rabu (13/05/2020) malam.

"Dari 2 orang mahasiswa asal Kabupaten Pelalawan, inisial AT (23) melalui hasil swab terkonfirmasi positif COVID -19. Sementara itu satuorang lainnya masih berstatus PDP, swabnya belum keluar" ucapnya.

Dengan bertambahnya 1 Positif COVID-19 mahasiswa Pelalawan dari klaster mahasiswa Arab Saudi. Maka kasus Positif COVID-19 Kabupaten Pelalawan menjadi 3 orang . Dua pasien Positif COVID-19 hasil tracing contac klaster pondok pesantren Tamboro Magetan Jawa Timur. Adapun keduanya yakni RAH (13) asal Kelurahan Langgam yang hasil rapid test dan swabnya positif dan diisolasi di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci pulang 18 April 2020 dariPonpes Al Fatah Temboro Magetan.

Kedua, MAH (17) warga Ukui dari Ponpes Al Fatah Temboro yang pulang pada 19 April lalu 14 hari isolasi mandiri. Pada hari ke 21 hasil rapid test negatif namun hasil swab positif dan langsung diisolasi di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci pada 09 Mei 2020.

"Timbulnya kasus baru pasien Positif COVID-19 di Kabupaten Pelalawan adalah dari yang datang dari luar. Yang pulang kampung. Klo warga masyarakat cenderung sudah aman. Klaster Magetan setelah selesai menjalani isolasi 14 hari. Pada hari ke 20 dan 21 baru ketahuan Positif COVID-19. Diduga virus terikut mengalami mutasi. Ini menjadi kajian khusus," beber Asril.

Sebelumnya, setelah 8 hari lamanya sejak pertanggal 1 Mei 2020 lalu Kabupaten Pelalawan zero positif COVID-19, pasca 4 positif COVID-19 sudah sembuh dan pulang. Timbul kasus baru ,pada Sabtu (9/5/2020) lalu 2 orang dipastikan positif COVID-19 hasil rapid test tracing contac klaster pondok pesantren Magetan Jawa Timur. (EP)
×
Berita Terbaru Update