Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Api Padam, TGI Percepat Pemulihan Pipa Gas

Senin, 05 Januari 2026 | 11:41 WIB Last Updated 2026-01-05T04:41:35Z

 

INHIL – PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) terus melakukan langkah cepat dalam pemulihan jaringan pasca insiden kebocoran pipa gas yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Setelah dilakukan penutupan seluruh section valve terdekat pada Jumat malam, api di sekitar pipa terdampak dipastikan telah sepenuhnya padam pada Sabtu pagi pukul 05.35 WIB, 3 Januari 2026.



Corporate Secretary TGI, Emil Ismail, menyampaikan bahwa sejak awal kejadian, perusahaan langsung mengerahkan tim teknis untuk mengamankan lokasi dan mencegah meluasnya dampak. 


Penutupan aliran gas menjadi langkah utama guna memastikan kondisi tetap terkendali dan aman bagi masyarakat sekitar.


Emil menegaskan, keselamatan masyarakat dan pekerja menjadi prioritas utama TGI. 


Seluruh proses penanganan dilakukan sesuai standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) oleh personel yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya.


Dalam insiden tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Sebanyak delapan warga yang sempat mengalami luka bakar ringan telah mendapatkan perawatan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah masing-masing dalam kondisi membaik.


Selain itu, TGI juga menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkan, termasuk terhadap sejumlah aset milik warga di sekitar lokasi kejadian. 


Perusahaan memastikan proses pendataan dan penanganan kerugian dilakukan secara transparan dan bertahap.


Saat ini, TGI memfokuskan upaya pada perbaikan pipa gas yang diperkirakan memakan waktu maksimal lima hari ke depan. Di saat yang sama, perusahaan melakukan pemantauan tekanan gas secara intensif kepada shipper dan buyer pada jalur Grissik–Duri guna menjaga stabilitas pasokan energi.


“TGI juga terus meminimalkan dampak lingkungan serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berkomitmen penuh untuk memastikan keselamatan semua pihak,” tutup Emil Ismail.***

×
Berita Terbaru Update